Kekayaan harta bukanlah hal yang patut tuk dipamerkan, ataopun dibanggakan. kekayaan ilmu tanpa membaginya kepada orang lain juga bukan lagi hal yang mulia. Andai saja kekayaan ilmu dibagikan kepada orang lain pasti akan lebih bermanfaat, toh ilmu gak kan habis walau sudah dibagikan ke banyak orang. Yang palinh mulia adalah kekayaan hati, dimana dalam kondisi apapun selalu berpikir realistis dan mengutamakan logika & hati. gak berfikir harta apa yang dia bagikan/berikan tapi pahala apa yang akan dia dapatkan nantinya. Bukan bersifat "Altruis", tapi lebih ke solidaritas, dimana manusai memang diciptakan sebagai makhluk sosial.
Pelit/kikir to apalah itu, hanya pola pikir yang mengutamakan materi, lebih berpikiran "apa yang dia ganti untuk yang aku keluarkan (dalam bentuk materi)". Andai saja orang lebih berpikir " semoga yang aku beri bermanfaat untuk dia". Pasti hidupnya lebih baik, bebas, tanpa beban.
SHIT ah buat orang-orang yang gak punya rasa solidaritas tapi saat dia butuh bantuan kita, dia minta, tanpa dosa & tanpa malu. (yang penting masih punya kemaluan). hehee
2 komentar:

prikitiew..,,,,,